CONTROL PANEL HOSTING
Control Panel Hosting: Pengertian, Fungsi, dan Contoh [Terlengkap]
Untuk mengelola sebuah hosting, Anda memerlukan control panel hosting. Panel hosting ini akan membantu dan mempermudah Anda melakukan berbagai pengelolaan hosting , dari manajemen domain hingga install aplikasi. Dengan menggunakan panel hosting, Anda dapat menghemat tenaga dan waktu. Dampak positifnya, Anda bisa lebih fokus mengerjakan hal lain selain berkutat terlalu lama di manajemen hosting.
Pengertian Control Panel Hosting
Control panel hosting adalah alat yang akan membuat Anda dapat melakukan manajemen seluruh aspek layanan hosting. Melalui panel kontrol hosting, Anda dapat melakukan beragam pengaturan hanya pada sistem admin yang kompleks dengan melakukan beberapa klik pada interface admin. Sebelum ada panel kontrol hosting, aktivitas tingkat lanjut pada sistem admin dilakukan secara manual.
Selain itu, dibutuhkan waktu yang tidak lama untuk mengerjakan dan melakukan pengaturan tersebut. Beberapa tingkat aktivitas lebih lanjut, antara lain migrasi server dan hanya pergantian server web dapat dilakukan dengan melakukan beberapa klik. Terdapat banyak control panel hosting yang bisa Anda gunakan, baik yang gratis maupun yang berbayar.
Fungsi Control Panel Hosting
Berikut penjelasan lengkap mengenai beberapa fungsi control panel hosting:
1. Manajemen Domain
Hampir semua hal yang berkaitan dengan domain bisa Anda lakukan melalui control panel hosting. Beberapa di antaranya adalah:
- Pembaruan domain
- Sunting DNS
- Penerusan domain
- Pengaturan subdomain
- Mendaftarkan domain baru
- Pengaturan alamat IP
2. Menginstall Aplikasi dengan Mudah
Ada cukup banyak aplikasi atau layanan yang bisa Anda instal melalui control panel hosting. Mulai dari WordPress, Drupal, atau Joomla.
Dengan begitu, Anda tidak perlu ribet menangani hal-hal teknis saat memasangnya. Cukup sekali klik dan aplikasi/layanan pilihan Anda bisa langsung terinstall.
3. melakukan FTP
FTP adalah proses transfer file dari komputer ke server website Anda. FTP juga bisa membantu Anda melihat dan mengatur file/folder di website Anda. Akan tetapi, sebelum bisa melakukan FTP, Anda harus mengaturnya terlebih dahulu di control panel hosting.
4. Manajemen File
Selain melihat file/folder melalui FTP, Anda juga dapat melakukannya langsung melalui control panel. Sebab, ada beberapa hosting yang juga menyediakan fitur ini. Meski tidak selengkap FTP, tapi fitur ini tentu saja membantu jika Anda hanya ingin melakukan pengecekan.
5. Manajemen Email
Yup, Anda juga bisa melakukan manajemen email melalui control panel hosting. Apa saja?
- akun akun email baru
- maju terus email
- filter spam
- Manajemen akun-akun email Anda
- Menghapus akun email
6. Manajemen Basis Data
Ternyata, Anda juga bisa melakukan manajemen database langsung dari control panel, lho. Banyak control panel hosting yang sudah mengintegrasikan MySQL ke dalamnya, sehingga Anda tinggal pakai saja. Hal ini tentu saja sangat membantu karena Anda tidak perlu menggunakan aplikasi atau layanan dari luar.
7. Cadangan Data
Tak perlu takut data di website Anda karena control panel hosting juga menyediakan fitur backup. Bahkan, tak jarang fitur tersebut bisa melakukan backup otomatis dalam jangka waktu tertentu, lho. Praktis sekali bukan?
6 Aspek Penting Control Panel Hosting
Sebelum memilih kontrol panel hosting, Anda dapat mempertimbangkan 6 aspek ini. Dengan begitu Anda bisa memilih control panel hosting yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan.
1. Mudah Dioperasikan
Sebuah panel kontrol hosting harus mudah dioperasikan dan diatur. Sederhana, fungsional, dan tidak mencengangkan merupakan kualitas yang harus Anda cari daro sebuah panel hosting.
2. Cocok dengan Sistem Operasi
Keserasian dengan sistem operasi Anda. Jangan sampai Anda yang menggunakan Windows memilih hosting panel untuk Linux. Tentu saja hal tersebut salah dan tidak akan bekerja.
3. Dukungan Layanan
Sebaik apapun Anda pasti akan membutuhkan dukungan, baik dari pembuat hosting panel maupun dari forum yang berbicara mengenai berbagai masalah yang muncul. Lebih-lebih jika Anda seorang pemula, Anda wajib menggunakan panel hosting yang menyediakan dukungan penuh.
Baca Juga : Layanan Jenis Hosting yang Perlu Anda buka
4. Dukungan Perangkat Lunak
Pilih panel hosting yang mendukung perangkat lunak yang Anda gunakan. aplikasi daftar aplikasi yang kompatibel. Ketidakserasian akan menghambat kerja Anda di masa depan.
5. Harga Terjangkau
Sesuaikan anggaran Anda dengan biaya panel hosting. Jika anggaran sangat terbatas cari saja yang gratis. pilih panel hosting yang memenuhi kebutuhan bukan yang terbaik.
6. Dukungan Keamanan
Keamanan yang rutin merupakan faktor penting. Karenanya Anda harus memilih hosting panel yang menjamin keamanan dan keamanan.
5 Contoh Control Panel Hosting Populer
Berikut adalah lima control panel hosting populer yang bisa Anda pilih.
1. cPanel
Hosting control panel satu ini hanya tersedia pada sistem operasi Linux. Hampir semua pemerhati dunia web memasukkan cPanel dalam daftar hosting control panel yang populer. Panel kontrol selang ini cocok untuk Anda para pemula dan pengembang yang memilih fungsi konsol daripada desain yang terlihat mengesankan. Terdapat beragam fitur yang dapat dengan mudah Anda akses dalam satu halaman.
Beberapa fitur utama cPanel adalah pengaturan nama domain, registrasi, dan transfer, manajemen email dan spam, fitur keamanan dari mulai pemblok IP hingga proteksi lintah, pemonitor performa server , file manager dan pembuatan FTP users, dan backup. Pengoperasian cPanel tidak sulit. Anda hanya memerlukan beberapa klik agar operasi dapat dilakukan. Terdapat deskripsi singkat yang menjelaskan masing-masing opsi.
Jika menggunakan layanan Niagahoster , Anda akan mengelola hosting Anda dengan cPanel. Jadi bisa sederhana, mudahnya mengelola hosting untuk WordPress di Niagahoster!
Baca Juga: Apa Itu cPanel dan Cara Menggunakannya?
2. Plesk
Plesk adalah control panel hosting yang populer, terutama di kalangan penyedia hosting Eropa. Panel ini dapat digunakan pada Windows dan Linux. Bersama cPanel, Plesk adalah control panel hosting yang paling banyak digunakan. Antarmuka Plesk sederhana dan cukup intuitif sehingga Anda juga tidak akan mencari alat apa yang akan digunakan. Plesk dilengkapi dengan automaton yang bervariasi.
Automaton-automaton tersebut akan menghemat waktu dan sumberdaya Anda. Akibatnya, Anda akan fokus langsung pada pembangunan website. Anda juga tidak perlu mengkhawatirkan perawatan server. Plesk memiliki fitur unik berbentuk level login. Terdapat 4 tingkat pada fitur tersebut dimana masing-masing tingkat memiliki perbedaan isi. Ke-4 tingkatan tersebut adalah Mail User, Domain Owner, Client/Reseller, dan Administrator.
3. Admin Langsung
Direct Admin adalah salah satu panel hosting yang termudah dan tercepat. Selain itu, hosting panel satu ini juga cukup stabil. Direct Admin tersedia untuk Linux. Direct Admin mendukung akses multi level, mulai dari Administrator, User, hingga Reseller. Panel ini cocok digunakan untuk pemula atau Anda yang tidak memerlukan pengaturan tingkat lanjut yang kompleks.
Anda tidak perlu memiliki kemampuan yang khusus dalam bidang IT untuk dapat mengoperasikan panel hosting satu ini. Beberapa fitur dan opsi pengaturan yang tersedia pada Direct Admin adalah manajemen DNS, pembuatan database, pembuatan manajemen, pembuatan backup, akun reseller , dan file manajemen. Direct Admin juga menyediakan statistik pengguna dan memiliki alat anti-spam.
4. Webmin
Webmin memang bukan untuk Anda yang memprioritaskan kesederhanaan dan kemudahan. Untuk pemula, Anda tidak akan langsung menguasai hosting panel ini. Webmin cocok bangi Anda yang senang mengulik konfigurasi yang tepat untuk mengoperasikan fitur dan opsi yang tersedia. Dalam pengoperasiannya, Webmin ini menyediakan panel yang akan menyesuaikan dengan fungsi dan jenis hosting.
Tiga tipe hosting pada hosting panel ini adalah Usermin, Cloudmin, dan Virtualmin. Usermin digunakan untuk manajemen email, password, dll. Cloudmin digunakan untuk virtual server manajemen. Virtualmin digunakan untuk manajemen virtual host. Webmin ini gratis dan tersedia untuk pengguna Linux, Solaris, dan sistem BSD. Webmin dapat digunakan di Windows dengan opsi dan fungsi yang terbatas.
5. Manajer ISP
ISPmanager adalah hosting panel yang memiliki tampilan dan desain yang sederhana. Sepintas, hosting panel ini memang terlihat sangat standar jika dibandingkan dengan hosting panel lain. ISPmanager tersedia untuk pengguna Linux. Terdapat 2 versi panel hosting ini. Versi pertama adalah versi Lite dengan fitur-fitur dasar yang bisa Anda temukan pada panel hosting pada umumnya.
Versi kedua adalah versi Bisnis yang baik untuk multiple shared hosting reseller. Untuk urusan fitur, ISPmanager dilengkapi fitur panel hosting yang umum. Versi Lite dapat digunakan untuk manajemen web server, pembuatan pengguna dengan tingkat akses yang berbeda, melakukan import data, dll. ISPmanager sangat populer dan banyak digunakan oleh perusahaan hosting di Eropa Timur.
Kebanyakan control panel hosting memang tersedia untuk Linux. Untuk pengguna Windows, Anda harus puas dengan pilihan yang terbatas. Masing-masing panel hosting memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Sulit menentukan mana yang terbaik. Pada akhirnya Andalah yang akan menentukan mana yang terbaik untuk Anda. Yang pasti panel hosting tersebut akan mempermudah dan mempercepat kerja Anda.
SUMBER: https://www.niagahoster.co.id/blog/control-panel-hosting/?amp
https://youtu.be/h3LJ3_9KibY






Komentar
Posting Komentar